Ekstraksi DNA adalah teknik pertama yang dikembangkan untuk mengisolasi dan memurnikan DNA. Teknik ekstraksi DNA dapat dilakukan menggunakan berbagai metode konvensional atau dengan menggunakan kit. Namun, proses ekstraksi DNA biasanya melalui tahap-tahap berikut yaitu isolasi jaringan, lisis dinding sel dan membran, ekstraksi ke dalam larutan, pemurnian dan presipitasi atau pengonsolidasian. Setelah itu, DNA yang diekstraksi divisualisasikan melalui elektroforesis gel agarosa, diikuti dengan cahaya ultraviolet. (siswoyo,2019) Pada prinsipnya, beberapa metode ekstraksi DNA seharusnya menghasilkan hasil yang serupa, namun, penyempurnaan dapat dilakukan untuk mengatasi penghambat yang ada pada sumber spesimen individu. Parameter ini dapat dioptimalkan dalam hal suhu dan waktu inkubasi yang digunakan selama prosedur ekstraksi DNA. Beberapa teknik dan prosedur untuk ekstraksi DNA telah dilaporkan, tetapi tidak selalu dapat diterapkan pada berbagai jenis material karena genus tertentu...